Cara Membuat Akte Kelahiran

Terkait UU Nomor 3 Pasal 37 Ayat 1 Tahun 2006 menyatakan bahwa ada kewajiban bagi penduduk untuk mendaftarkan kelahiran anak ke kepada dinas terkait, selambat-lambatnya 60 hari setelah peristiwa kelahiran.

Atas dasar inilah demi ketertiban dan pencatatan data penduduk secara keseluruhan, mau tidak mau anda haruslah mengurusi akte kelahiran.

Lalu gimana Cara Membuat Akte Kelahiran? Ya, pertanyaan yang seringkali diajukan oleh orang-orang awam atau baru saja melahirkan dan kurang mengetahui hal tersebut. Nah, disini anda akan menemukan jawabanya. Berikut tahap demi tahapnya.

Cara Membuat Akte Kelahiran

1. Persiapan syarat utama
Secara umum syarat yang diperlukan untuk mengurus akte kelahiran antara lain

  • Surat pengantara dari RT atau RW
  • Surat Keterangan Lahir dari pihak dokter, bidan, rumah sakit atau tempat melahirkan. Bisa saja lahir di tempat tertentu seperti pesawat atau kapal laut sehingga perlu memperoleh surat keterangan pilot/nahkoda
  • KTP (Kartu Tanda Penduduk) suami-istri asli dan difotokopi sebanyak 2 lembar. Kadang-kadang ada pula permintaan menggunakan SKDS atau Akte Pernikahan Keterangan Pelaporan Tamu.
  • KK (Kartu Keluarga) asli dan difotokopi sebanyak 2 lembar. Sedangkan bagi warga non-permanen di perlu membawa SKSKPNP di tempat domisili tersebut berserta fotokopianya
  • Fotokopi akte kelahiran suami-istri sebanyak 2 lembar
  • Buku nikah KUA atau Akte Pernikahan Catatan Sipil yang difotokopi 2 lembar juga
  • Khusus bagi warga negara asing, wajib membawa paspor dan fotokopianya
  • Dua orang saksi sebagai bukti kelahiran di Dinas Pecatatan Sipil berikut fotokopi KTP-nya
  • Perjanjian surat kuasa dibubuhi materai sebesar 6.000

2. Mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
Dahulu, pengurusan akte kelahiran bisa dari kelurahan namun untuk sekarang telah dipindahkan ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Jadi anda harus menuju kesana dengan membawa persyaratan diatas tadi. Kemudian segera daftarkan diri di loket utama. Penting diketahui pula bahwa kepengurusan akte kelahiran bukan lagi didasarkan atas peristiwa melainkan berdasar domisili.

Oleh karena itu, setelah mendaftar maka petugas akan memberikan formulir khusus dan melakukan pengecekan di tahap awal. Berikut alurnya

  • Mendapat formulir permohonan pencatatan kelahiran dan mengisinya. Jangan lupa diberi materai sebesar 6.000
  • Petugas meneliti kelengkapan berkas dan memasukkan data anda ke dalam database
  • Mengecek data yang kemudian akan ditandatangani oleh Pemeriksa data
  • Kemudian beralih ke penandatanganan Kepela Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
  • Akta akan di cap stempel, lalu bisa diserahkan ke pemohon

3. Pengambilan akte kelahiran
Ketika sudah diputuskan kelengkapan berkasnya, biasanya petugas langsung memberitahu anda untuk menunggu selama 2 hari.

Itu jika prosedurnya berjalan normal. Sedangkan berdasar UU No.23 Tahun 2006 menyatakan kalo penyelesaian pembuat akte kelahiran adalah selama 30 hari kerja.

Dalam proses Cara Membuat Akte Kelahiran sampai pengambilan akte baru tidak ada beban biaya alias gratis. Namun tak jarang, di wilayah-wilayah tempat anda berada mungkin saja penerapanya berbeda dan ada biaya terkait hal ini. Semoga bermanfaat.