Cara Membuat Jamsostek

Dengan adanya peraturan baru yang kala itu terbit di tahun 2011 UU No. 24 mengenai BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) maka tepat pada Januari 2014 PT. Jamsostek berubah jadi BPJS bidang ketenagakerjaan.

Dari sinilah pihak PT menjadi pusatnya dan diserahi tugas terkait progam-progam jaminan sosial diantaranya JKK, JHT, JKM serta Jaminan Pesiun.

Sebenarnya, Cara Membuat Jamsostek ini cukup simple dimana anda hanya perlu melengkapi formulir yang diberikan oleh petugas BPJS. Disamping itu, ada juga kepesertaan Jamsostek atau BPJS perlu membayar sejumlah premi yang masing-masing kelasnya ada sedikit perbedaan. Lengkapnya simak ulasanya berikut.

Cara Membuat Jamsostek

1. Mendaftar untuk umum
Pertama-tama anda perlu mendatangi kantor jamsotek yang sekarang menjadi BPJS ketenagakerjaan di kabupaten atau provinsi.

Kedua, lengkapi formulir dengan menyertakan bukti indentitas diri, boleh KTP SIM dan KK (kartu keluarga).

Ketiga, jangan lupa diisi sebagai peserta umum. Setelah semuanya lengkap, maka dari petugasnya akan memberikan virtual account yang nantinya dapat dipakai untuk transaksi iuran per bulan.

Keempat, khusus bagi peserta Non BPI, wajib melunasi premi terlebih dulu dan barulah terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan. Biaya premi Kelas 1 membayar 59.000/bulan, kelas 2 membayar 45.500/bulan dan kelas 3 membayar 25.000/bulan.

Kelima, sedangkan pada peserta BPI, usai memperoleh virtual account maka anda langsung dianggap peserta resmi BPJS kesehatan tanpa membayar premi sebab telah dibayarkan oleh pemerintah secara langsung.

Keenam, selamat anda memegang kartu BPJS dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

2. Mendaftar untuk tenaga kerja
Umumnya jenis kedua ini langsung diurus oleh perusahaan dimana anda bekerja. Jadi, cara ikut kepersertaan jamsostek atau BPJS kesehatan telah diurus oleh perusahaan.

Langkah pertama, wakil perusahaan dapat mendatangi kantor BPJS lalu melengkapi formulir atas nama semua pekerja yang kemudian memperoleh virtual account.

Setelah itu, perusahaan wajib membayar iuran setiap bulanya (kadang ada pula yang dibebankan ke setiap pekerja). Anda pun bersama pegawai lainya, telah resmi sebagai peserta BPJS kesehatan.

3. Mendaftar untuk peserta PNS, TNI Polri dan Askes
Cara terakhir ini bisa dibilang paling gampang karena anda sudah terikat oleh pemerintah dan itu artinya database pribadi telah ada di BPJS kesehatan. Adapun pendaftaranya bisa dikerjakan sendiri ataiu kolektif dengan mendatangi kantor BPJS kesehatan dan membawa bukti kartu Askes.

Disisi lain, anda tidak perlu membayara iuran bulanan mengingat potonganya akan langsung diambil dari gaji setiap bulanya (sama persis saat menjadi peserta askes dulu). Setelah selesai, anda bisa memperoleh kartu BPJS kesehatan.

Ternyata Cara Membuat Jamsostek yang sekarang beralih ke BPJS kesehatan tidaklah sulit apalagi sekarang di tiap-tiap kota telah ada kantor cabangnya sehingga mempermudah dalam pengurusanya. Semoga bermanfaat dan terima kasih.