Cara Mengurus BPKB Hilang

Cara Mengurus BPKB Hilang – BPKB adalah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang biasanya diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian RI (Satlantas Polri) sebagai bukti bahwa kendaraan bermotor itu milik anda. Jadi ini termasuk dokumen penting dan wajib disimpan dengan baik.

Nah, gimana kalo tiba-tiba BPKBnya hilang? Tidak perlu bingung karena cara mengurusnya akan dibahas lengkap sesuai informasi yang disampaikan oleh Divisi Mabes Polri di akun facebooknya.

Cara Mengurus BPKB Hilang

1. Meminta surat keterangan hilang BPKB dari Kantor Kepolisian
Ketika anda kehilangan BPKB, segeralah melaporkan diri ke kantor polisi terdekat. Bisa di tingkat Polsek atau Polres yang nantinya akan dibuatakn surat kehilangan BPKB.

2. Persiapan dokumen persyaratan
Untuk perorangan, dapat membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau SIM (Surat Izin MengemduI) yang sah dan masih berlaku beserta 2 lembar fotokopinya.

Untuk badan hukum, diperlukan salinan akta pendirian beserta dua lembar fotokopinya, surat keterangan domisili dan surat kuasa bermaterai (sudah ditandatangani oleh pimpinan)

Untuk instansi pemerintah, menyiapkan surat keterangan kepemilikan BPKB instansi yang sudah ditandatangani pimpinan instanasi dan ada stempelnya.

3. Surat pernyataan BPKB hilang
Jangan lupa anda diharuskan membuat surat pernyataan BPKB hilang dengan dibubuhi materai dan sudah ditandatangani.

4. Bukti pemasangan iklan kehilangan di media massa
Mungkin syarat ini bisa dibilang cukup rumit karena anda perlu mengiklankan BPKB yang hilang tersebut di salah satu media massa selama 2 bulan.

Kenapa? Tujuanya adalah demi memperkuat bukti seperti kwitnasi pemasangan iklan beserta kliping iklanya sehingga nanti akan dilampirkan di permohonan pembuatan BPKB baru.

5. Surat keterangan BPKB tidak dalam status jaminan
Satu syarat lagi yakni perlu meminta surat keterangan dari pihak bank bahwa BPKB tidak dalam status jaminan bank atau agunan di wilayah anda.

6. Berita acara pemeriksaan BAP
Biasanya anda akan memperolehanya dari Bareskrim kemudian barengi dengan STNK asli dan fotokopinya, notice pajak yang berlaku serta fotokopi BPKB yang hilang.

7. Menuju kantor SAMSAT
Adapun prosedurnya, setelah persyaratan diatas benar-benar lengkap maka anda bisa meminta formulir permohonan BPKB dan isilah secara lengkap. Jangan lupa juga untuk melakukan cek fisik kendaraan bermotor. Nantinya bagian cek fisik di kantor SAMSAT anda dapat mengikuti petunjuk pemeriksaan mulai dari mengisi biodata, menggesek nomor mesin hingga menyerahkanya ke petugas.

8. Menyerahkan berkas ke loket BPKB
Sekarang semua berkas sudah di tangan, saatnya menu ke loket pembuatan BPKB sebagai pengganti BPKB yang hilang. Disana nanti anda akan diarahkan ke loket bank untuk menyelesaikan biaya pendaftaran. Ambil formulir lagi lalu isi dan setorkan uanga dan berkas pembuatan BPKB ke loket bank tersebut.

9. Kembali ke loket pembuatan BPKB
Usai membayar anda akan memperoleh formulir berwarna kuning untuk diserahkan ke loket pembuatan BPKB dan ditukar dengan lembar penyerahan bewarna putih. Simpan lembaran putihnya.

10. Pengambilan BPKB
Selanjutnya, anda paling tidak harus menunggu 1 minggu lamanya untuk mendapatkan BPKB baru. Dimana saat pengambilan BPKB ke kantor SAMSAT, jangan lupa menyerahkan lembaran putih sebaga bukti sudah menyerahkan berkas yang diminta.

Gimana, mudah kan Cara Mengurus BPKB Hilang? Meski prosesnya terlihat panjang tapi pada penerapanya tidak membutuhkan waktu lama kok. Semoga bermanfaat.